Kamis, 12 Maret 2026
Tangerang, oC

Upaya Pengendalian Kasus, Pemkot Tangerang Implementasikan Catch Up Campaign Campak

Kamis, 12 Maret 2026 12:05 WIB
58
Share
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni. (Sumber : Arsip) (MUHAMMAD FIRDAUS SULAIMAN)

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan mengimplementasikan Catch Up Campaign Campak atau Imunisasi Kejar Serentak (IKS) sebagai respons terhadap peningkatan kasus suspek campak di Kota Tangerang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, pada program ini dilakukan penguatan pemantauan dan surveilans kesehatan untuk memastikan sistem pemantauan campak-rubela berjalan optimal.

”Catch Up Campaign Campak ini adalah Gerakan bersama untuk memaksimalkan jangkauan vaksinasi campak. Bagaimana, merata menjangkau seluruh anak-anak di Kota Tangerang dengan mudah, cepat dan tepat,” tutur dr. Dini, Kamis (12/3/26).

Ia menuturkan, dalam program imunisasi, Dinas Kesehatan melakukan pemetaan sasaran imunisasi dan perencanaan kebutuhan logistik guna mendukung pelaksanaan Imunisasi Kejar Serentak di seluruh wilayah Kota Tangerang.

”Selain itu, dilakukan pemantauan cakupan imunisasi melalui Pemantauan Wilayah Setempat (PWS), supervisi suportif, serta survei cepat komunitas,” katanya.

Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan menyusun microplanning sasaran Imunisasi Kejar Serentak serta melakukan pelacakan sasaran guna mencegah terjadinya anak yang belum mendapatkan imunisasi.

”Puskesmas juga melakukan pencatatan layanan imunisasi melalui aplikasi Satu Sehat Indonesia-Ku dan pelaporan penggunaan vaksin melalui sistem SMILE,” jelasnya.

Selain pelayanan imunisasi, puskesmas juga melakukan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman serta partisipasi masyarakat dalam mendukung program imunisasi. Pelaksanaan Imunisasi Kejar Serentak difokuskan pada anak usia 9 hingga 59 bulan.

Melalui pelaksanaan Catch Up Campaign Campak ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap cakupan imunisasi dapat meningkat sehingga dapat menekan potensi penularan campak di masyarakat.