Rabu, 4 Desember 2019 16:33 WIB
Inovasi dari Puskesmas Manis Jaya
Inovasi dari Puskesmas Manis Jaya
Inovasi dari Puskesmas Manis Jaya
Inovasi dari Puskesmas Manis Jaya
Inovasi dari Puskesmas Manis Jaya

Konsen pada kesehatan ibu hamil dan menyusui, Puskesmas Manis Jaya meluncurkan program baru Katuk Murah dan Sehat untuk Menambah Asi Bunda (Kamus Bahasa). Program yang diluncurkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemberian ASI eksklusif. 

Untuk itu, Puskesmas Manis Jaya pun menggelar sosialisasi program Kamus Bahasa kepada seluruh kader Posyandu, di Aula Puskesmas Manis Jaya, Rabu (4/12/19). Selain memberikan sosialisasi, petugas kesehatan juga mengajarkan bercocok tanam katuk. Membagikan bibit katuk yang bisa dibudidayakan di rumahnya masing-masing. 

“Kami juga memberikan pelatihan pengolahan yang baik dan tepat. Pengolahan yang tetap memiliki kandungan penuh terhadap daun katuk walau sudah dimasak,” ungkap Penanggungjawab Program KIA, DR Andika Billy Setiadi.

Ia menuturkan, hingga saat ini masih banyak ibu muda yang enggan memberikan ASI sebagai gantinya susu formula. Kesibukan, keribetan atau perubahan siklus aktifitas cukup memengaruhi psikologi ibu-ibu muda. Korbannya, pertumbuhan anak-anaknya yang kurang maksimal. 

“Program ini hadir untuk mengedukasi, memudahkan serta menjadi program yang menyenangkan untuk dilakukan seluruh ibu-ibu muda di Manis Jaya,” katanya.

Ia pun berharap, dengan program Kamus Bahasa ini bisa disosialisasikan diseluruh Kota Tangerang. Puskesmas menjadi contoh yang dapat diikuti sehingga seluruh ibu hamil dan menyusui di Kota Tangerang, mengetahui dan ikut merasakan manfaat daun katuk.




Artikel Terkait


Komentar

Pastikan Google Captcha Sudah Tercentang !!!