Senin, 23 Juli 2018 00:00 WIB
Culinary Night Digelar Di Kampoeng Markisa
Culinary Night Digelar Di Kampoeng Markisa
Culinary Night Digelar Di Kampoeng Markisa

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang kembali menggelar Culinary Night, Sabtu (21/07/18). Kali ini di Kampoeng Markisa, Kelurahan Pasar Baru, Karawaci.Kegiatan ini sekaligus launching Pasar Kampoeng Markisa dan Kampung Asian Games 2018.

Kepala Disbudpar Rina Hernaningsih menjelaskan, kini Culinary Night tidak hanya di sentralkan di Pasar Lama, akan tetapi di kampung-kampung wisata. Penggelaran Culinary Night di kampung wisata yang pertama sudah dilaksanakan di Grendeng Pulo, Kelurahan Gerendeng dengan jumlah pengunjung 10.000 orang.

“Efek dari kegiatan Culinary Night bukan hanya pada sisi promosi wisata saja, tetapi juga bisa mengangkat perekonomian warga setempat dengan menjajakan makanan-makanan khasnya,” ungkap Rina.

Rina berharap, pengunjung tetap memperhatikan kebersihan di mana pun Culinary Night diadakan, apalagi kalau di tempat wisata. “Yang membuat wisatawan nyaman biasanya kebersihannya, maka dari itu kita harus sama-sama menjaga kebersihan apalagi Kampoeng Markisa adalah kampung yang diprogramkan sebagai Kampung PHBS,” pesan Rina.

Lurah Pasar Baru Yudi Pradana juga menjelaskan, Kampoeng Markisa merupakan pengembangan dari lokasi PHBS yang disulap jadi kampung wisata. Sejak bulan April lalu, pengunjungnya semakin meningkat dan menjadi percontohan bagi daerah lain. “Kami bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Genpi Kota Tangerang untuk mengembangkan lokasi wisata tematik dan pasar destinasi digital,” kata Yudi.

Sementara Ketua Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Kota Tangerang Korry El Yana mengatakan, pada setiap kegiatan Disbudpar Genpi selalu ikut terlibat. “Ini bukti bahwa kami memang komunitas yang mencintai pariwisata khususnya di Kota Tangerang,” ujarnya.

Pasar Kampoeng Markisa merupakan pasar destinasi digital ke dua yang digagas oleh Genpi Kota Tangerang.

Sebelumnya, mereka juga sukses menggelar Pasar Kampung Bekelir. Yang unik dari pasar ini, pedagang dan pembeli menggunakan alat tukar khusus yang hanya digunakan di pasar tersebut. Pasar ini akan digelar setiap minggu dan diisi beragam atraksi dari komunitas di Kota Tangerang. (*)




Artikel Terkait


Komentar

Pastikan Google Captcha Sudah Tercentang !!!