Selasa, 29 Mei 2018 00:00 WIB
Pintu Air Sepuluh Menjadi Pilihan Warga Untuk Ngabuburit
Pintu Air Sepuluh Menjadi Pilihan Warga Untuk Ngabuburit
Pintu Air Sepuluh Menjadi Pilihan Warga Untuk Ngabuburit
Pintu Air Sepuluh Menjadi Pilihan Warga Untuk Ngabuburit

Menunggu waktu berbuka puasa atau istilah terkenalnya<em>ngabuburit</em>dapat diisi dengan beragam cara, mulai dari mengaji, mendengarkan ceramah hingga menikmati salah satu bangunan cagar budaya yang ada di kota Tangerang, yaitu pintu air sepuluh.

Bangunan pintu air sepuluh kerap dijadikan lokasi ngabuburit oleh warga sekitar, karena selain areanya yang luas juga menyuguhkan pemandangan sore yang indah untuk dilewatkan. Sungai Cisadane yang terhampar dibalut matahari senja, juga penampakan &lsquo;burung besi&rsquo;ingin mendaratmenjadi alasan warga untuk menghabiskan waktu disini.

Salah seorang warga Sewan yang datang bersama tiga anaknya, Robidin mengaku jika dalam bulan puasa bisa beberapa kali datang kesini bersama anaknya untuk menunggu waktu berbuka puasa tiba. Selain pemandangannya yang enak untuk dipandang, juga dianggapnya menjadi wisata gratis.

&ldquo;Disini pemandangannya enak, bisa lihat sungai Cisadane dari ketinggian, dan kalau pas cuaca bagus pemandangan sorenya itu bagus banget,&rdquo; terangnya kepada penulis, Minggu (27/5) kemarin.

Senada, Khoirudin mengatakan kalau bulan puasa tiba, ia dan temanya bisa beberapa kali datang ke pintu air sepuluh. Meski hanya duduk dan menikmati pemandangan alam, baginya itu sudah menjadi hiburan tersendiri dalam waktu menunggu waktu berbuka puasa tiba.

&ldquo;Disini kita bisa lihat pesawat mau mendarat, selain itu juga angin yang sepoi-sepoi dan pemandangan yang bagus membuat kami betah disini hingga bisa berjam-jam,&rdquo; ungkap pria yang tinggal di Selapajang ini.




Artikel Terkait


Komentar

Pastikan Google Captcha Sudah Tercentang !!!