Momentum Hari Kunjungan Perpustakaan yang diperingati setiap 14 September menjadi kesempatan untuk mendorong masyarakat semakin dekat dengan perpustakaan. Di Kota Tangerang, minat masyarakat mengunjungi Perpustakaan Daerah menunjukkan peningkatan signifikan seiring hadirnya fasilitas literasi yang semakin beragam.
Kepala DPAD Kota Tangerang Engkos Zarkasyi menyatakan, berdasarkan data Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang, jumlah pengunjung Perpustakaan Daerah pada 2025 mencapai 37.869 orang.
“Angka tersebut meningkat hingga 399,4 persen dibandingkan 2024 yang tercatat sebanyak 7.583 pengunjung,” tutur Engkos, Senin (14/9/26).
Peningkatan aktivitas juga terlihat dari pertumbuhan jumlah anggota baru. Pada 2025, tercatat 878 anggota baru, meningkat 159,8 persen dibandingkan 2024 yang berjumlah 338 orang. Data tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat yang mulai memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang untuk membaca dan belajar.
”Jumlah peminjam aktif turut mengalami peningkatan. Pada 2024 tercatat 673 peminjam aktif, kemudian meningkat menjadi 1.906 peminjam aktif pada 2025, atau tumbuh sebesar 183,2 persen,” katanya.
Tidak hanya jumlah pengunjung, aktivitas peminjaman koleksi buku juga meningkat. Sepanjang 2025, tercatat 1.523 buku dipinjam masyarakat, meningkat 625,8 persen dibandingkan 2024 yang hanya mencapai 210 buku.
”Peningkatan tersebut turut didukung oleh koleksi dan fasilitas yang tersedia di Perpustakaan Daerah Kota Tangerang. Data 2024 mencatat perpustakaan memiliki 46.168 koleksi buku dari 26.348 judul yang mencakup berbagai bidang, mulai dari fiksi, sejarah, sains, ekonomi, bisnis, agama hingga politik,” jelas Engkos.
Perpustakaan Daerah Kota Tangerang juga terus dikembangkan sebagai ruang publik yang tidak hanya digunakan untuk membaca. Fasilitas seperti ruang baca anak, ruang diskusi, area komputer dan ruang kegiatan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk belajar, berinteraksi, serta mengembangkan kreativitas.
Momentum Hari Kunjungan Perpustakaan 2026 diharapkan semakin mengajak masyarakat menjadikan perpustakaan sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari. Dengan meningkatnya kunjungan dan pemanfaatan koleksi, Pemkot Tangerang terus mendorong penguatan budaya literasi sekaligus menghadirkan ruang belajar yang terbuka dan mudah diakses masyarakat.