Kamis, 10 September 2026
Tangerang, oC

Ditemukan Hipertensi saat CKG, Ini Langkah yang Perlu Dilakukan Warga Kota Tangerang

Kamis, 10 September 2026 16:10 WIB
68
Share
Taruna taruni Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TBC) yang diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang melalui Puskesmas Tanah Tinggi di Gedung STMKG, Senin (22/6/26). (Sumber : Diskominfo Kota Tangerang) (WIDI YANTO)

Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat sejak dini, termasuk mendeteksi hipertensi. Bagi warga yang mendapatkan hasil pemeriksaan mengarah pada hipertensi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengingatkan agar tidak berhenti setelah menerima hasil pemeriksaan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Tangerang, dr. Yumelda Ismawir menjelaskan, warga yang terdiagnosis hipertensi perlu mendapatkan penanganan dan pengendalian secara berkelanjutan. Kontrol rutin menjadi bagian penting untuk menjaga tekanan darah tetap terkendali dan mencegah komplikasi.

"Kalau sudah terdiagnosis hipertensi, masyarakat harus melakukan kontrol secara rutin ke fasilitas kesehatan. Jangan menghentikan pengobatan sendiri meskipun sudah merasa sehat atau tekanan darah sudah membaik," ujarnya.

Dalam pelaksanaan CKG, warga yang membutuhkan penanganan dapat memperoleh tata laksana awal dari tenaga kesehatan.

Untuk pasien hipertensi yang mendapatkan obat awal melalui layanan CKG, pengobatan diberikan selama 15 hari. Setelah itu, warga diarahkan melanjutkan kontrol ke puskesmas atau fasilitas kesehatan sesuai kepesertaan BPJS.

”Selain mengikuti pengobatan, masyarakat juga perlu melakukan perubahan pola hidup. Warga dengan hipertensi dianjurkan menjaga pola makan, membatasi konsumsi garam, melakukan aktivitas fisik secara rutin, menjaga berat badan, serta menghindari kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi,” tegasnya.

Yumelda menambahkan, hipertensi sering kali tidak menimbulkan keluhan yang jelas. Karena itu, seseorang tetap perlu melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala meskipun merasa sehat. Pemeriksaan rutin membantu mengetahui kondisi tekanan darah dan menentukan langkah penanganan apabila terdapat masalah.

”Dinkes Kota Tangerang juga mendorong keluarga untuk ikut mendukung warga yang menjalani pengobatan hipertensi. Dukungan keluarga dapat membantu pasien lebih konsisten mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga kesehatan, melakukan kontrol, serta menerapkan pola hidup yang lebih sehat,” imbau dr. Yumelda.

Melalui CKG, Pemkot Tangerang mengajak masyarakat menjadikan hasil pemeriksaan sebagai langkah awal untuk menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

Warga yang menemukan adanya hipertensi diharapkan segera mengikuti arahan tenaga kesehatan, rutin melakukan kontrol, dan tidak menghentikan pengobatan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.