Jumat, 04 September 2026
Tangerang, oC

BPBD Kota Tangerang Gerak Cepat Tangani Kebakaran Tumpukan Sampah di Ciledug

Kamis, 03 September 2026 16:21 WIB
1
Share
BPBD Kota Tangerang Gerak Cepat Tangani Kebakaran Tumpukan Sampah di Ciledug (Sumber : Pemkot Tangerang) (Kontributor)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang melalui UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Ciledug bergerak cepat memadamkan kebakaran tumpukan sampah di kawasan pemukiman padat, Jalan Pasar Lembang, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Rabu (02/09/26).

Kebakaran lahan seluas 100 meter persegi tepatnya berada di belakang Pasar Lembang yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal dari pedagang pasar dan warga sekitar.

Laporan diterima petugas pada pukul 21.40 WIB, dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya dua jam kemudian pada pukul 23.40 WIB. Langkah sigap petugas mencegah kobaran api merambat ke pemukiman warga yang berada amat dekat dengan sumber kebakaran.

Komandan Regu 3 UPT Damkar dan Penyelamatan Korban Ciledug, Syuhada mengatakan, armada dan personel yang dikerahkan untuk menjinakkan api.

"Kami menerjunkan 17 personel yang dibantu 5 unit mobil pemadam kebakaran, gabungan dari UPT Damkar Ciledug dan Pos Pinang," ujar Syuhada.

Proses pemadaman sempat mengalami kendala teknis akibat medan yang cukup sulit. Tumpukan sampah mencapai ketinggian satu meter, sehingga petugas harus menggunakan teknik penguraian dan penyuntikan air langsung ke bagian dalam tumpukan.

Akses jalan yang sempit serta sumber air yang minim juga memaksa petugas menyambung selang hingga sepanjang 300 meter.

Terkait pemicu kebakaran, Syuhada menduga ada unsur kecerobohan dari tindakan oknum warga melakukan pembakaran sampah sembarangan.

"Penyebab kebakaran diduga dipicu oknum warga yang membakar sampah. Percikan apinya terbawa angin dan menyambar tumpukan sampah yang didominasi bahan mudah terbakar seperti plastik dan kayu," ungkapnya.

Menanggapi insiden ini, BPBD Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak lagi membuang atau membakar sampah di sembarang tempat, terutama di kawasan padat penduduk karena risiko kebakaran cukup besar.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang atau membakar sampah sembarangan demi mengantisipasi potensi kebakaran," pungkas Syuhada.