Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menegaskan, majelis taklim memiliki peran penting dalam pembinaan keagamaan, keluarga, dan generasi penerus, sekaligus menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai agama, akhlak, dan keteladanan.
Hal tersebut disampaikan Sachrudin saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus Milad ke-12 Forum Majelis Ta'lim Akhlakul Karimah (Format AK), di Masjid Raya Al-A'zhom Kota Tangerang, Kamis (03/09/2026).
Menurut Sachrudin, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi momentum untuk kembali meneladani akhlak dan ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari.
"Akhlak Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang jujur, amanah, peduli, saling menghormati, dan senantiasa membawa manfaat bagi sesama. Nilai-nilai inilah yang perlu terus ditanamkan dalam keluarga dan kehidupan bermasyarakat," tutur Sachrudin.
Ia menambahkan, pembangunan kota juga harus diiringi dengan pembentukan karakter masyarakat. Menurutnya, kemajuan tidak hanya tercermin dari pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari masyarakat yang memiliki akhlak, kepedulian, dan semangat kebersamaan.
"Karena kota yang maju bukan hanya dibangun dengan kemegahan infrastruktur, tetapi juga dengan masyarakat yang berakhlak, guyub, dan saling peduli," imbuhnya.
Lebih lanjut, Sachrudin menilai majelis taklim, khususnya yang banyak diikuti kaum ibu, memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan di lingkungan keluarga. Sebab, keluarga menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar tentang agama, akhlak, keteladanan, dan kehidupan bermasyarakat.
"Terlebih, di majelis yang mayoritas adalah ibu-ibu ini tersemat harapan sekaligus bekal masa depan bagi para penerus bangsa. Karena ibu memiliki peran penting sebagai madrasah pertama dalam keluarga," sambung Sachrudin.
Karena itu, ia berharap Format AK yang telah memasuki usia ke-12 dapat terus menjadi wadah yang menghadirkan pembinaan keagamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai kebaikan yang dapat diterapkan dalam keluarga dan kehidupan sosial.
"Memasuki usia ke-12, saya berharap Format AK semakin solid, mandiri, dan bermanfaat bagi umat. Terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat, menanamkan nilai-nilai kebaikan, serta menjadikannya sebagai bekal untuk membangun keluarga yang harmonis dan generasi penerus yang berakhlak," harapnya.
Sachrudin, juga menyampaikan apresiasi atas konsistensi Format AK selama 12 tahun dalam menjaga silaturahmi, pembinaan keagamaan, dan kepedulian sosial. Ia berharap semangat tersebut terus dipelihara dan dikembangkan sehingga semakin banyak memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat di Kota Tangerang.
"Mari kita terus eratkan sinergi antara pemerintah, ulama, majelis taklim, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan, insya Allah nilai-nilai kebaikan dapat terus tumbuh dari keluarga, menjadi bekal bagi generasi penerus, dan membawa manfaat bagi masyarakat," pungkas Wali Kota Sachrudin.