Selasa, 01 September 2026
Tangerang, oC

Gampang Sekolah Jadi Ekosistem Kebijakan Perluas Akses Pendidikan di Kota Tangerang

Senin, 31 Agustus 2026 13:05 WIB
104
Share
(Arsip) Kegiatan belajar mengajar di SDN Neglasari 1, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (IMAM DWI SAPUTRA)

Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat komitmen dalam memperluas akses pendidikan melalui program Gampang Sekolah. Program ini dikembangkan sebagai sebuah ekosistem kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada kemudahan akses, tetapi juga memperhatikan mutu, tata kelola dan inklusivitas pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan, Gampang Sekolah hadir untuk memastikan masyarakat memiliki kesempatan yang lebih luas dalam memperoleh layanan pendidikan.

Program tersebut tidak hanya ditujukan bagi masyarakat yang memiliki kemampuan secara ekonomi, tetapi juga memberikan peluang bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk tetap dapat bersekolah.

"Saya rasa intervensi dari Gampang Sekolah sebagai sebuah ekosistem kebijakan ini cukup komprehensif. Karena dengan Gampang Sekolah ini, kita memberikan akses yang mudah dan tetap menjaga mutu yang baik, termasuk tata kelola yang lebih tepat lagi," ujarnya.

Menurutnya, kemudahan akses pendidikan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan mutu. Karena itu, konsep sekolah gratis dalam Gampang Sekolah tetap menempatkan kualitas pembelajaran sebagai bagian penting dari kebijakan pendidikan di Kota Tangerang.

"Di balik sekolah gratis, mutu tetap dikedepankan," katanya.

Gampang Sekolah juga diarahkan untuk memperkuat pendidikan yang inklusif. Masyarakat dengan berbagai kondisi dan kebutuhan tetap diberikan kesempatan untuk memperoleh pendidikan, baik melalui sekolah negeri maupun sekolah swasta.

Upaya memperluas akses tersebut turut diperkuat dengan berbagai jalur pendidikan. Pemkot Tangerang mengoptimalkan sekolah formal sekaligus pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), termasuk Paket A, Paket B dan Paket C. Langkah ini memberikan alternatif bagi masyarakat yang memiliki kondisi berbeda dalam menempuh pendidikan.

“Selain memperluas akses, Pemkot Tangerang juga memperkuat karakter melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Pembiasaan positif tersebut diharapkan dapat membantu membangun keterikatan psikologis siswa dengan sekolah sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman,” papar Wahyudi.

Pemkot Tangerang juga menempatkan pencegahan kekerasan dan bullying sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan. Sekolah didorong menjadi ruang yang aman dan ramah bagi anak sehingga peserta didik dapat belajar dengan nyaman serta memiliki motivasi untuk terus mengikuti pendidikan.

”Melalui Gampang Sekolah, Pemkot Tangerang terus mendorong terwujudnya ekosistem pendidikan yang mudah diakses, bermutu dan inklusif. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memastikan setiap anak memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan dan terus berkembang sesuai potensinya,” tutupnya.