Rabu, 19 Agustus 2026
Tangerang, oC

Sachrudin Ajak JPPPM Terus Tebarkan Ilmu dan Manfaat Pesantren ke Tengah Masyarakat

Rabu, 19 Agustus 2026 17:30 WIB
10
Share
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin saat menyampaikan pesan kepada para pengasuh pesantren dan mubaligoh untuk terus menebarkan ilmu serta nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat, Rabu (19/8/2026). (Sumber : Prokopim Kota Tangerang)

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengajak Jami’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Mubaligoh (JPPPM) untuk terus membawa ilmu, nilai keagamaan, dan manfaat pesantren ke tengah masyarakat melalui pendidikan, dakwah, dan keteladanan.

Hal tersebut disampaikan Sachrudin, saat menghadiri Pengajian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diinisiasi JPPPM Kota Tangerang di Gedung MUI Kota Tangerang, Rabu (19/8/2026), bersama Hj. Masturoh Sachrudin selaku Pembina JP3M Kota Tangerang dan ratusan anggota JPPPM se-Provinsi Banten.

Menurut Sachrudin, JPPPM memiliki peran strategis karena menjadi wadah para perempuan pengasuh pesantren dan mubaligoh yang dekat dengan pendidikan serta pembinaan generasi. Karena itu, nilai-nilai ilmu dan kebaikan yang tumbuh di pesantren diharapkan tidak berhenti di lingkungan pondok, tetapi memberi manfaat lebih luas bagi keluarga dan masyarakat.

“Para pengasuh pesantren dan mubaligoh tidak hanya mendidik di lingkungan pondok, tetapi juga menjadi sumber ilmu dan keteladanan bagi masyarakat. Mari kita bawa ilmu dan nilai-nilai kebaikan dari pesantren agar manfaatnya semakin luas,” ujar Sachrudin.

Ia menilai peran tersebut semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial. Generasi muda memiliki akses informasi yang luas, sehingga membutuhkan pendampingan agar mampu menyaring informasi sekaligus tetap berpegang pada nilai agama.

“Informasi begitu mudah didapatkan, tetapi tidak semuanya memberikan tuntunan yang baik. Di sinilah peran pengasuh pesantren, mubaligoh, ulama, dan orang tua untuk tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menanamkan akhlak dan memberikan keteladanan,” katanya.

Sachrudin, juga mengapresiasi JPPPM sebagai ruang silaturahmi dan majelis ilmu bagi para perempuan pengasuh pesantren. Ia berharap forum tersebut terus menjadi tempat berbagi pengalaman dan gagasan dalam mengembangkan pendidikan serta dakwah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Terus hidupkan majelis ilmu dan saling berbagi. Jadikan JPPPM sebagai wadah yang membawa manfaat, sehingga ilmu dari pesantren terus tumbuh dan dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap, kolaborasi pemerintah, pesantren, ulama, tokoh agama, orang tua, dan masyarakat terus terjalin untuk membangun generasi yang cerdas, adaptif, dan tetap kokoh pada nilai-nilai keagamaan.

“Mari kita jadikan ilmu, keteladanan, dan kepedulian sebagai bekal membangun generasi. Dengan kolaborasi yang terus terjaga, insya Allah anak-anak kita tumbuh cerdas sekaligus berakhlak,” tutup Sachrudin, seraya turut berbagi kebahagiaan melalui santunan kepada 50 anak yatim dan piatu di Kota Tangerang, yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.