Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri di Kota Tangerang dipastikan berjalan stabil. Setelah sempat mengalami lonjakan akses server hari pertama pembukaan pendaftaran, masyarakat kini sudah dapat mengakses sistem dan menyelesaikan proses pendaftaran dengan lancar, Jumat (26/6/26).
Salah seorang orang tua calon peserta didik, Ani, warga Kp. Baru RT 05, RW 04, Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci mengaku, sempat khawatir ketika mengalami kendala saat mengakses laman SPMB pada pagi hari tadi.
"Karena ini pengalaman pertama menggunakan sistem SPMB, saya pikir harus daftar secepat mungkin. Tadi sempat terkendala, tapi sekarang sudah bisa. Saya sudah berhasil mendaftarkan anak," ujarnya.
"Sekitar pukul 10.00 WIB tadi akhirnya saya sudah berhasil daftar dan mengupload data-data anak saya. Walau sempat terhambat, saya terima kasih, karena saya yakin segitu banyak yang mengakses jalur domisili," tambahnya.
Ani mengatakan, dirinya memilih SMP Negeri 6 Kota Tangerang sebagai sekolah tujuan karena mempertimbangkan jarak domisili sekaligus fasilitas yang mendukung minat anaknya.
"Saya memilih SMPN 6 karena dekat dengan rumah dan anak saya memiliki bakat di bidang tari. Di sekolah itu ada kegiatan ekstrakurikuler tari, jadi saya berharap bakatnya bisa terus berkembang," katanya.
Ia juga mengimbau para orang tua agar tidak panik apabila sempat mengalami kendala saat mengakses sistem karena proses pendaftaran masih berlangsung sesuai jadwal.
"Kalau memang sempat tidak bisa masuk, jangan panik. Saya juga tadi sempat khawatir, tapi setelah dicoba kembali akhirnya berhasil. Yang penting ikuti prosedurnya," kata Ani.
Sebagai informasi, hingga pukul 13.55 WIB pada hari pertama pendaftaran, tercatat sebanyak 10.473 calon peserta didik telah berhasil mengakses sistem dan menyelesaikan proses pendaftaran. Jumlah tersebut telah melampaui 67 persen dari proyeksi sekitar 15.531 pendaftar pada jalur domisili selama dua hari pelaksanaan.
Aplikasi SPMB Kota Tangerang beroperasi selama 24 jam penuh. Pada jalur domisili dibuka sampai dengan 27 Juni pukul 14.00 wib. Maka, masyarakat atau orang tua dapat mengakses kapan pun dan dimana pun hingga waktu yang telah ditentukan.