Sabtu, 23 Mei 2026
Tangerang, oC

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Sabtu, 23 Mei 2026 17:00 WIB
34
Share
Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono mengikuti Executive Workshop Region/City Branding di Yogyakarta, Sabtu (23/5/2026), (Sumber : Prokopim Kota Tangerang)

Pemerintah Kota Tangerang terus memantapkan langkah dalam memperkuat identitas dan daya saing daerah di tengah persaingan antarwilayah yang semakin kompetitif.

Salah satunya melalui penguatan city branding yang mampu menampilkan karakter, potensi, dan keunggulan khas Kota Tangerang secara lebih kuat dan terintegrasi.

Komitmen tersebut ditunjukkan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, dengan mengikuti Executive Workshop Region/City Branding yang digelar di Yogyakarta, Sabtu (23/05/2026).

Workshop yang berlangsung pada 22–23 Mei 2026 tersebut, diikuti para kepala daerah dan jajaran strategis dari berbagai daerah di Indonesia. Forum ini menjadi ruang pembelajaran untuk memperkuat strategi branding wilayah agar mampu menarik investor, wisatawan, pelaku usaha, hingga talenta kreatif.

Maryono menilai, city branding menjadi langkah strategis agar Kota Tangerang tidak hanya tumbuh sebagai kota industri dan jasa, tetapi juga memiliki identitas kota yang kuat, modern, dan berkarakter.

“Banyak perspektif dan inspirasi baru yang kami dapat dari para pakar. Ini menjadi bekal penting untuk semakin memperkuat karakter dan positioning Kota Tangerang agar lebih dikenal dan memiliki daya tarik yang kuat,” ujar Maryono.

Menurutnya, Kota Tangerang memiliki banyak potensi yang dapat terus dikembangkan sebagai kekuatan branding daerah. Mulai dari keberagaman budaya, geliat ekonomi kreatif, hingga ikon kawasan seperti Sungai Cisadane yang sudah melekat dengan identitas Kota Tangerang.

“Kita ingin semua potensi itu dapat dikemas lebih terarah dan terintegrasi. Karena city branding bukan hanya soal slogan, tetapi bagaimana membangun kebanggaan masyarakat terhadap kotanya sekaligus menciptakan daya tarik bagi investor dan wisatawan,” tegasnya.

Maryono berharap, berbagai strategi kreatif yang diperoleh melalui workshop tersebut dapat menjadi referensi untuk memperkuat promosi daerah, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan daya saing Kota Tangerang di tingkat nasional maupun global.

“Harapannya, Kota Tangerang tidak hanya dikenal sebagai kota penyangga, tetapi juga sebagai kota yang punya identitas kuat, nyaman dikunjungi, menarik untuk berinvestasi, dan membanggakan bagi warganya sendiri,” pungkasnya.

Adapun para narasumber dalam workshop tersebut, yaitu Handoko Hendroyono selaku Founder MBloc, Hasto Wardoyo, Wali Kota Yogyakarta, Abdullah Aswar Anas Bupati Banyuwangi Periode 2016-2021.