Rabu, 22 April 2026
Tangerang, oC

Wujudkan Ekosistem Inklusif, Pemkot Tangerang Gelar Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 13:15 WIB
98
Share
Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas guna memastikan perusahaan di Kota Tangerang dapat memahami kewajiban hukum serta hak-hak penyandang disabilitas di dunia kerja. (Sumber : Disnaker Kota Tangerang ) (ZIDAN FEBRIANSYAH)

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang setara dan ramah bagi semua kalangan.

Salah satunya, melalui penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas guna memastikan perusahaan di Kota Tangerang dapat memahami kewajiban hukum serta hak-hak penyandang disabilitas di dunia kerja.

Kegiatan yang berlangsung edukatif ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari perwakilan manajemen perusahaan, Sekolah Berkebutuhan Khusus (SLB), serta berbagai organisasi penyandang disabilitas yang ada di wilayah Kota Tangerang.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan menerangkan, kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk menghapus hambatan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dalam memperoleh pekerjaan yang layak.

"Kami ingin membangun ekosistem kerja yang inklusif di Kota Tangerang. Di mana perusahaan harus memahami bahwa mempekerjakan saudara-saudara kita yang disabilitas bukan sekadar menjalankan kewajiban regulasi, tetapi juga tentang memberikan hak yang setara dalam berkarya dan berkontribusi bagi ekonomi daerah," ungkap Ujang, Rabu (22/4/26).

Menurutnya, pertemuan lintas sektor ini sangat penting untuk menyelaraskan antara kesiapan talenta dari sekolah berkebutuhan khusus dengan kebutuhan industri di Kota Tangerang.

"Untuk memberikan wawasan yang komprehensif, kami menghadirkan narasumber berkompeten, di antaranya perwakilan dari Direktorat Penempatan Tenaga Khusus Dirjen Binapenta Kemnaker RI yang memaparkan aspek regulasi dan kebijakan nasional," terangnya.

Selain itu, narasumber praktisi disabilitas dari kalangan entrepreneur memberikan motivasi serta perspektif nyata mengenai kemandirian dan potensi hebat penyandang disabilitas di dunia usaha.

"Melalui sosialisasi ini, kami berharap jumlah penempatan tenaga kerja disabilitas di sektor formal terus meningkat, seiring dengan meningkatnya pemahaman perusahaan mengenai tata cara rekrutmen dan penyediaan sarana prasarana yang inklusif," kata Ujang.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, perusahaan dan organisasi disabilitas, Pemkot Tangerang bisa menjadi barometer kota inklusif di Indonesia.

Langkah ini, menjadi tonggak penting bagi Disnaker Kota Tangerang dalam mewujudkan keadilan sosial dan pemerataan kesempatan kerja bagi seluruh lapisan masyarakat.