Selasa, 10 Maret 2026
Tangerang, oC

Pastikan Cepat Tertangani, Wali Kota Cek Langsung Kondisi Banjir

Minggu, 08 Maret 2026 16:40 WIB
244
Share
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin meninjau lokasi banjir di sejumlah titik pemukiman warga yang berada di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS). di kawasan Ciledug Indah, Kecamatan Karangtengah (Sumber : Prokopim Kota Tangerang)

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Sabtu malam (07/03/2026), menyebabkan sejumlah wilayah terdampak banjir. Beberapa kawasan yang mengalami antara lain Kecamatan Periuk, Karangtengah, dan Pinang.

Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, turun langsung meninjau lokasi banjir di sejumlah titik permukiman warga yang berada di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS). Salah satunya di kawasan Ciledug Indah, Kecamatan Karangtengah, Minggu (08/03/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Sachrudin, memastikan bahwa langkah penanganan darurat telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

“Sejumlah wilayah yang terdampak sudah dilakukan evakuasi bagi warga yang membutuhkan. Posko darurat dan posko kesehatan juga sudah disiagakan, sementara pompa-pompa air terus dimaksimalkan agar genangan di permukiman warga bisa segera surut,” ujar Sachrudin.

Pemkot Tangerang melalui BPBD bersama unsur terkait, terus melakukan penanganan cepat di lapangan, mulai dari evakuasi warga, pendirian posko banjir, layanan kesehatan, hingga pemantauan kondisi debit air di berbagai titik rawan.

“Kami pastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siap siaga. Prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sachrudin, juga menegaskan bahwa Pemkot Tangerang terus mempercepat upaya penanganan jangka panjang untuk meminimalisir potensi banjir di masa mendatang. Salah satunya melalui rencana pembangunan tandon-tandon air dengan memanfaatkan beberapa lahan milik Jasa Marga dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Langkah tersebut dinilai penting, mengingat terdapat beberapa wilayah yang terdampak banjir akibat limpasan air dari kawasan jalan tol.

“Koordinasi dengan Kementerian PU sangat krusial agar aliran air dari jalan tol tidak lagi membebani wilayah permukiman warga, khususnya di kawasan Gempol. Secara internal, pembangunan tandon baru tahun ini juga terus kita akselerasi sebagai bagian dari solusi permanen penanganan banjir,” jelas Sachrudin.

Di akhir peninjauannya, wali kota juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan susulan serta mengikuti arahan dari petugas BPBD dan aparat yang bertugas di lapangan.

“Tetap waspada dan segera berkoordinasi dengan petugas jika terjadi kondisi darurat, karena keselamatan warga adalah yang paling utama,” pesannya.