Semangat Ramadan 1447 Hijriah sangat terasa di Masjid Agung Al-Ittihad, Kota Tangerang. Jemaah dari berbagai daerah khusyuk mengikuti salat tarawih, Rabu (25/2/26) malam.
Tahun ini, pengurus masjid bersama Pemerintah Kota Tangerang kembali menggelar program Tarawih One Day One Juz. Sebuah ikhtiar untuk memakmurkan masjid sekaligus membangkitkan kejayaan masjid legendaris tersebut.
Asisten Daerah Administrasi Umum Kota Tangerang Deni Koswara mengatakan, program ini menjadi tahun ketiga pelaksanaan sejak pengelolaan Masjid Agung Al-Ittihad diserahkan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang kepada Pemerintah Kota Tangerang.
"Sebelumnya, kegiatan ini sempat vakum cukup lama. Kini, kegiatan tersebut kembali dihidupkan sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat persatuan umat," tutur Deni, usai salat tarawih, Rabu (25/2/26).
“Dulu, sebelum Kota Tangerang berdiri, masjid ini menjadi tempat berkumpulnya para kiai se-Kabupaten Tangerang. Kegiatan itu ingin kami hidupkan kembali. Masjid ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik Allah SWT dan seluruh umat,” sambungnya.
Dalam pelaksanaannya, salat tarawih dilaksanakan dengan pola One Day One Juz, diimami oleh para hafiz Al-Qur’an. Jemaah melaksanakan tarawih 20 rakaat dan witir 3 rakaat dengan satu imam.
Sehingga, dalam satu malam dapat menyelesaikan satu juz Al-Qur’an. Program ini mendapat sambutan luas dari masyarakat, tidak hanya warga Kota Tangerang, tetapi juga jemaah dari berbagai daerah seperti Ciledug, Serpong, Mauk, hingga Jakarta.
Ketua Harian DKM Masjid Agung Al-Ittihad Ujat Sujadi Jalal menyampaikan, selain tarawih, Masjid Agung Al-Ittihad juga rutin menggelar kegiatan subuh berjemaah dengan penyediaan konsumsi.
"Di luar Ramadan, masjid ini menghidupkan kembali tradisi keagamaan khas, seperti marhaban, selawat bersama, ngarak gunungan, hingga makan bersama saat peringatan hari besar Islam. Ribuan jemaah tercatat pernah menghadiri kegiatan-kegiatan tersebut," katanya.
Ke depan, Masjid Agung Al-Ittihad juga tengah menjalani proses renovasi besar-besaran. Pemerintah Kota Tangerang berharap masjid ini dapat menjadi ikon kota sekaligus tempat persinggahan para musafir dari berbagai daerah.