Rasa cemas yang menghantui warga Perumahan Pondok Lakah Permai, Kelurahan Paninggilan, Ciledug, kini berakhir. Tim UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciledug berhasil mengevakuasi seekor ular sanca berukuran jumbo yang selama ini menjadi penyebab hilangnya hewan ternak warga, Selasa (10/02/26).
Aksi evakuasi bermula saat petugas menerima laporan warga terkait keberadaan predator melata tersebut di lingkungan RT 02/RW 16 Blok L7. Selama dua minggu terakhir, warga merasa diteror karena hewan liar ini kerap muncul secara misterius dan memangsa ayam di kandang, namun selalu berhasil meloloskan diri.
Kepala UPT Damkar Ciledug, Agio Soares menuturkan bahwa timnya segera bergerak cepat ke lokasi sesaat setelah menerima laporan.
"Kami melakukan penanganan cepat dan berhasil menangkap seekor ular sanca sepanjang 4,1 meter dengan bobot mencapai 20 kilogram. Posisi ular berada di dekat kandang ayam di area depan komplek," ujar Agio.
Petugas sempat kesulitan menyisir area hingga akhirnya menemukan sang predator yang bersembunyi di balik tumpukan atap asbes. Menariknya, ular tersebut tidak melakukan perlawanan berarti karena baru saja menyantap mangsanya.
"Saat ditangkap, kondisi perut ular membesar karena habis memangsa ayam warga. Jadi, proses evakuasi relatif lebih mudah karena gerakannya melambat," tambahnya.
Meski demikian petugas tetap memakai alat bantu penjapit sebagai alat perlindungan diri dari serangan hewan liar.
Keberhasilan ini membawa kelegaan luar biasa bagi masyarakat sekitar. Gino, salah satu warga setempat, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesigapan para personel Damkar yang terjun ke lapangan.
"Terima kasih banyak kepada tim Damkar Ciledug yang sudah mengevakuasi ular ini. Sekarang warga tidak perlu khawatir lagi dengan keselamatan hewan ternaknya," kata Gino.
Saat ini, ular sanca tersebut telah diamankan di Pos UPT Damkar Ciledug. Rencananya, hewan tersebut akan segera diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta untuk penanganan lebih lanjut agar dapat dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari pemukiman penduduk.