Selasa, 03 Februari 2026
Tangerang, oC

Lewat Safari Pembangunan HUT ke-33, Pemkot Beri Kado Spesial Pekerja Sosial Kemasyarakatan

Selasa, 03 Februari 2026 13:30 WIB
172
Share
Wali Kota Tangerang H.Sachrudin menegaskan komitmen perlindungan sosial, termasuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kesehatan bagi pekerja rentan. (Sumber : Prokopim Kota Tangerang)

Menyambut HUT ke-33 Kota Tangerang, Pemerintah Kota (Pemkot) memberikan kado spesial berupa kenaikan insentif serta apresiasi paket perjalanan umrah kepada amil jenazah, marbot, guru ngaji, serta pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW). Apresiasi ini diberikan atas dedikasi mereka dalam mendukung berbagai tugas Pemerintah Kota Tangerang di 13 kecamatan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Tangeran, H. Sachrudin, pada Kegiatan Safari Pembangunan sebagai bentuk nyata semangat “Bersama Melayani Tiada Henti”, dalam menjaga harmoni dan pelayanan di tingkat akar rumput.

“Bapak dan Ibu adalah mitra terdekat pemerintah di tengah masyarakat. Kenaikan insentif ini merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan, mulai dari penanganan banjir hingga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas sosial melalui perberdayaan 23 Graha Kita Bersama,” ujar Wali Kota Sachrudin, pada acara yang digelar di GOR Nambo, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (03/02/2026).

Selain penguatan insentif, Pemkot Tangerang juga memberikan apresiasi khusus berupa paket Umrah bagi para petugas keagamaan seperti guru mengaji, amil, marbot, amil jenazah serta RT dan RW atas dedikasinya terhadap masyarakat di lingkungannya. 

Langkah tersebut melengkapi berbagai capaian perlindungan sosial lainnya. Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kota Tangerang telah memberikan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian kepada 16.082 pekerja rentan, serta memastikan akses jaminan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC) yang telah mencapai 100,71 persen.

“Pembangunan bukan hanya soal angka, tetapi bagaimana setiap jengkal infrastruktur mampu memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Ini adalah hasil kerja bersama dan untuk kepentingan kita bersama,” ujar Sachrudin, dalam paparannya.

Memasuki tahun 2026, arah pembangunan Kota Tangerang akan difokuskan pada penguatan infrastruktur berkelanjutan yang inklusif dan berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.

Menuju usia Kota Tangerang yang ke-33, Sachrudin, mengajak seluruh elemen masyarakat tidak hanya menikmati, tetapi juga menjaga berbagai hasil pembangunan yang telah dicapai.

“Mari kita rawat apa yang telah diwariskan dan kita bangun bersama. Teruskan semangat gotong royong agar Kota Tangerang semakin aman, nyaman, sejahtera, dan berdaya saing,” tutup Wali Kota Sachrudin.

Dalam acara tersebut, turut diberikan secara simbolis bansos mahasiswa, santunan kematian, dan juga menghadirkan berbagai pelayanan publik seperti job fair, pelayanan kependudukan, kesehatan, perpustakaan keliling, arsip serta bazar UMKM.