Tren kecantikan kuku atau nail art kian menjamur. Salah satunya Luve Nailash Studio yang berhasil mencuri perhatian dengan menawarkan konsep yang berbeda dengan layanan langsung dari tangan pemiliknya.
Berdiri sejak tiga tahun lalu, studio ini bertransformasi dari usaha rumahan kecil-kecilan menjadi studio mandiri yang mengedepankan kualitas dan kedekatan dengan pelanggan.
Zhevioline Tanaya pemilik Luve Nailash Studio menceritakan, nama "Luve" memiliki makna personal yang mendalam. Nama tersebut merupakan gabungan dari nama dirinya dan sang adik, yakni Luna dan Violin. Luve Nailash Studio yang berlokasi di Jalan Saham Nomor 9A Kelurahan Sukasari Kecamatan Tangerang Kota Tangerang.
"Kita nail art-nya lebih private karena dikerjain langsung sama owner. Kami tidak pakai karyawan, jadi kami lebih tahu detail kemauan customer itu apa," ungkapnya.
Selain layanan yang personal, Luve Nailash Studio juga unggul dalam teknik pengerjaan. Meski dibanderol dengan harga terjangkau, setiap layanan sudah menggunakan teknik Russian Manicure, sebuah metode pembersihan kutikula secara mendalam yang memberikan hasil lebih rapi dan tahan lama.
Ia juga menjelaskan, studionya menyediakan produk press-on nails atau kuku palsu kustom dengan harga terjangkau, yakni mulai dari Rp35 ribu. Harga tersebut sudah termasuk paket lengkap berisi tool set, lem hingga alcohol swab yang siap digunakan sendiri oleh pelanggan.
"Kami menyediakan loyalty card agar pelanggan balik lagi. Ada juga potongan harga bagi mereka yang melakukan tag di Instagram atau memberikan ulasan di Google Review. Bahkan, setiap customer bisa mendapatkan special gift tanpa minimum transaksi," tambahnya.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi akun Instagram resmi @luve.nailash atau menghubungi melalui WhatsApp ke 0822-5899-2284.