Rabu, 07 Januari 2026
Tangerang, oC

Maryono Tegaskan Pentingnya Riset Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Daerah

Senin, 05 Januari 2026 23:00 WIB
220
Share
Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono menyampaikan sambutan pada Gala Dinner Konsorsium LPPM PTMA se-Indonesia di Kota Tangerang, di Hotel Golden Tulip, Kota Tangerang, Senin (5/1/2026). (Sumber : Prokopim Kota Tangerang)

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menegaskan pentingnya peran riset perguruan tinggi sebagai fondasi utama dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Gala Dinner Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia, yang digelar di Golden Tulip Hotel, Kota Tangerang, Senin (05/01/2026).

Maryono menyampaikan, pemerintah daerah menyadari bahwa pembangunan yang efektif dan tepat sasaran harus berbasis pada data, kajian, dan riset yang kuat. Peran akademisi dinilai tidak hanya sebatas pada tataran konseptual, tetapi juga harus diwujudkan dalam rekomendasi kebijakan serta aksi nyata di tengah masyarakat.

“Pembangunan daerah yang berhasil tidak bisa dilepaskan dari riset yang komprehensif. Akademisi diharapkan tidak berhenti pada kajian normatif, tetapi juga mampu memberikan rekomendasi kebijakan serta terlibat langsung dalam kerja nyata yang manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujar Maryono.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi, baik dalam perumusan kebijakan pembangunan maupun pelaksanaan program-program sosial kemasyarakatan.

“Rekomendasi program pembangunan dalam RPJMD serta program pemerintah daerah lima tahun ke depan tentu melibatkan akademisi perguruan tinggi di Kota Tangerang. Tidak hanya profesor, guru besar, dan dosen, tetapi juga mahasiswa melalui program KKN yang terjun langsung ke wilayah dan berkontribusi dalam menyukseskan program sosial masyarakat,” ungkapnya.

Maryono menambahkan, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak semata ditentukan oleh siapa pemimpinnya, melainkan oleh kuatnya sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Membangun sebuah bangsa dan daerah bukan hanya soal kepemimpinan, tetapi tentang bagaimana seluruh stakeholder bersatu, berkolaborasi, dan bergerak bersama untuk kemajuan daerah,” jelasnya.

Untuk itu, Maryono berharap kegiatan konsorsium yang mempertemukan pimpinan lembaga penelitian dari berbagai daerah di Indonesia ini dapat semakin memperkuat sinergi, mendorong inovasi, serta meningkatkan kualitas riset dan pengabdian masyarakat, sehingga kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah semakin berdaya dan berdampak luas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Konsorsium Nasional LPPM PTMA, Prof. Ir. Sarjito, MT., Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Dr. H. Desri Arwen, serta Kepala LPPM UMT Dr. M. Imam Muttaqin, M.M.