Puskesmas Cipondoh kembali menorehkan prestasi gemilang setelah dinobatkan menjadi Puskesmas Terbaik se-Provinsi Banten dalam pelaksanaan program surveilans kesehatan. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi dan inovasi puskesmas dalam mengelola sistem data kesehatan secara sistematis dan berkelanjutan.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Puskesmas Cipondoh dalam menjalankan fungsi surveilans secara komprehensif mulai dari pengumpulan data yang akurat, analisis tren penyakit hingga penyebaran informasi yang menjadi landasan tindakan medis di lapangan.
Kepala Puskesmas Cipondoh dr. Rizky Adiarti menyampaikan, penghargaan ini merupakan buah dari konsistensi seluruh jajaran dalam menjaga validitas data kesehatan masyarakat.
"Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh tim di Puskesmas Cipondoh yang secara disiplin menjalankan fungsi surveilans setiap hari," tegasnya.
Rizky menambahkan, kunci utama keberhasilan ini terletak pada integrasi sistem surveilans untuk penyakit menular, penyakit tidak menular (seperti diabetes dan hipertensi), hingga kesehatan kerja.
"Bagi kami, data bukan sekadar angka, melainkan instrumen penting untuk mendeteksi ancaman kesehatan secara dini. Sehingga kita bisa melakukan intervensi sebelum menjadi wabah atau masalah yang lebih besar," ujarnya.
Pencapaian sebagai yang terbaik di Provinsi Banten diraih berkat keunggulan dalam empat pilar utama:
* Deteksi Dini: Kecepatan mengidentifikasi kasus baru (seperti COVID-19 atau PD3I) secara real-time.
* Pemantauan Berkelanjutan: Observasi ketat terhadap pola penyebaran penyakit dan cakupan layanan kesehatan.
* Dasar Kebijakan: Menyediakan data valid bagi Pemerintah Kota untuk perencanaan program kesehatan yang tepat sasaran.
* Pengendalian Efektif: Mengarahkan tindakan pencegahan yang terukur untuk mengurangi angka morbiditas di wilayah Cipondoh.