Senin, 02 Februari 2026
Tangerang, oC

Pelatihan Mitigasi Bencana Meriahkan PERSAMI SDN Peninggilan 5 Ciledug

Minggu, 14 Desember 2025 13:15 WIB
120
Share
Pelatihan Mitigasi Bencana Meriahkan PERSAMI SDN Peninggilan 5 Ciledug (Sumber : Arsip) (Kontributor)

Ratusan pelajar SDN Peninggilan 5 Ciledug, Kota Tangerang, Banten, mengikuti kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (PERSAMI) yang diselenggarakan 13 hingga 14 Desember 2025 di halaman sekolah.

 

Tidak sekadar berkemah, kegiatan ini diisi dengan sesi vital berupa pelatihan mitigasi bencana gempa bumi dan penanganan awal kebakaran yang difasilitasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang.

 

Pelatihan ini diikuti secara antusias siswa-siswi dari kelas empat hingga kelas enam. Mereka diajari langkah-langkah konkret yang harus dilakukan saat bencana melanda, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

 

Dalam simulasi gempa bumi, kegiatan belajar mengajar di kelas dihentikan sejenak. Sesuai instruksi petugas dan guru, seluruh murid dengan sigap berlindung di bawah meja.

 

“Jika ada gempa bumi terus ada alarm darurat kita bersembunyi di bawah meja. Jika sudah, guru bilang evakuasi, kita mengangkat bangku, taruh di atas (kepala), terus kita berjalan antre ke bawah ke titik kumpul,” ujar Fatih Alvaro, salah seorang siswa, menjelaskan langkah evakuasi.

 

Setelah guncangan diyakini berhenti, murid diinstruksikan untuk melakukan evakuasi menuju titik kumpul di halaman sekolah, sambil melindungi kepala menggunakan tangan kosong atau memanfaatkan bangku sebagai pelindung.

 

Selain gempa, para pelajar dan guru juga dilatih untuk melakukan penanganan awal bahaya kebakaran. Mereka diajarkan dua metode pemadaman: tradisional dan modern.

 

Secara tradisional, mereka mempraktikkan pemadaman api menggunakan handuk basah. Murid dan guru dilatih melindungi diri di balik handuk basah tersebut sebelum menutup sumber api.

 

“Kaya nutupin api pakai handuk, ditutup biar enggak kebakar lagi dan pakai yang pemadam (APAR) disemprot gitu,” tambah Chalista Feby, siswi lainnya.

 

Sementara itu, secara modern, pemadaman dilakukan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Murid dan guru juga mendapatkan pelatihan penanganan kebocoran tabung gas yang berpotensi memicu kebakaran.

 

Kepala Sekolah SDN Peninggilan 5 Wahyuni menuturkan, kegiatan PERSAMI menjelang libur akhir tahun ini sengaja diisi dengan ilmu tambahan mitigasi bencana. 

 

“Walaupun ini bukan pelajaran sekolah, tapi ini sangat penting sekali,” jelas Wahyuni.

 

Anggota BPBD Kota Tangerang Barasetio, menegaskan pentingnya edukasi ini sejak usia dini dan mengapresiasi memuji antusiasme siswa dalam menerima ilmu yang sangat berguna ini.

 

“Untuk memberikan edukasi tentang pencegahan mitigasi bencana buat anak-anak sedini mungkin karena kenapa? Buat bekal mereka di kemudian hari,” ungkap Barasetio.

 

BPBD Kota Tangerang berkomitmen untuk terus memberikan pelatihan mitigasi bencana secara masif kepada masyarakat luas, demi meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.