Sabtu, 30 Agustus 2025 18:50 WIB | Dibaca : 96
Masyarakat Kota Tangerang Antusias Manfaatkan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional di 13 Kecamatan
Masyarakat Kota Tangerang Antusias Manfaatkan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional di 13 Kecamatan
Masyarakat Kota Tangerang Antusias Manfaatkan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional di 13 Kecamatan
Masyarakat Kota Tangerang Antusias Manfaatkan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional di 13 Kecamatan
Masyarakat Kota Tangerang Antusias Manfaatkan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional di 13 Kecamatan

Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak Nasional dalam memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia disambut antusias masyarakat Kota Tangerang dengan mendatangi lokasi pelaksanaan yang tersebar di 13 kecamatan, Sabtu (30/08/25).

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelontorkan 16,25 ton beras di 13 titik pelaksanaan GPM.

Salah satu lokasi pelaksanaan, di Halaman Kantor Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, puluhan warga rela antre dengan tertib, untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Harga bahan pangan yang dijual jauh lebih murah ketimbang dengan harga di pasaran, yakni beras SPHP seharga Rp 58.000, minyak goreng kemasan 1 liter Rp 15.700 dan Rp 17.500 untuk 1 kilogram gula pasir. Khusus untuk paket, bahan pangan dijual seharga Rp 90.000.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Muhdorun memastikan, harga bahan pangan yang dijual lebih murah dibanding di pasaran, namun memiliki kualitas yang lebih baik.

"Untuk memberikan masyarakat pangan murah dan berkualitas, harga lebih murah dengan perbedaan sekitar Rp 10.000 hingga Rp 12.000 dibanding harga pasar, untuk satu paket yang dijual seharga Rp 90.000," ujar Muhdorun saat ditemui di Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu (30/8/25).

Melihat tingginya antusias masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan juga telah menyiapkan paket bahan pangan cadangan yang siap dikirim apabila diperlukan.

"Kita sediakan untuk beras 16,25 ton, masing masing wilayah kecamatan mendapatkan 250 paket, namun akan kita tambah apabila ada masyarakat yang melebihi 250 pembeli," sambung Muhdorun.

Sementara, salah seorang warga Poris Plawad mengaku terbantu dengan program GPM karena harganya lebih murah sehingga dapat meminimalisir pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.

"Alhamdulillah lebih murah, semoga lebih sering dilaksanakan buat membantu masyarakat," kata Indah.

Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak nasional digelar hanya satu hari, Sabtu 30 Agustus 2025, sebagai upaya pemerintah pusat hingga pemerintah daerah menjamin ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau, sekaligus menstabilkan harga di pasaran.



kota tangerang

Artikel Terkait


Komentar

Pastikan Google Captcha Sudah Tercentang !!!