Jumat, 29 Agustus 2025 18:37 WIB | Dibaca : 40
Puspaga Kota Tangerang Jelaskan Empat Pilar Penting Orang Tua Lindungi Anak

Meningkatnya kasus pelecehan pada anak menjadi perhatian serius bagi banyak pihak. Dalam upaya pencegahan, peran orang tua memegang kunci utama. Edukasi yang tepat, membangun komunikasi terbuka dan pengawasan yang efektif merupakan langkah-langkah krusial untuk melindungi anak-anak dari ancaman ini.

Psikolog Puspaga Kota Tangerang Glori Telis Amanta menyatakan, pendidikan seksual yang aman dan terbuka di rumah bukanlah hal tabu, melainkan investasi penting untuk masa depan anak.

"Pencegahan pelecehan pada anak tidak hanya tugas pemerintah atau lembaga, tetapi dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga. Orang tua adalah garda terdepan yang bisa memberikan perlindungan terbaik," tegasnya.

Ketika anak memahami batasan tubuhnya sejak dini, mereka tidak hanya terlindungi dari bahaya, tetapi juga tumbuh menjadi individu yang lebih percaya diri dan mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab.

"Mari kita jadikan rumah sebagai tempat pertama di mana anak-anak merasa aman untuk bertanya dan mendapatkan perlindungan," tambah Glori.

Berikut empat pilar penting pencegahan yang perlu diterapkan orang tua :

1. Edukasi Berbasis Ilmiah

Sejak dini orang tua perlu mulai mengedukasi anak tentang privasi tubuh. Menggunakan istilah ilmiah yang tepat akan membantu anak memahami bagian tubuh pribadi yang tidak boleh disentuh oleh orang lain, kecuali orang tua atau dokter yang berwenang dalam situasi pemeriksaan medis. Pendekatan ini menghindari miskonsepsi dan memberikan pemahaman yang jelas tanpa menimbulkan rasa malu atau bingung.

2. Membangun Sikap Asertif dan Percaya Diri

Anak perlu diajarkan untuk bersikap asertif, yaitu berani mengatakan "tidak" pada ajakan atau sentuhan yang membuat mereka tidak nyaman. Hal ini dapat dilakukan dengan membangun rasa percaya diri pada anak. Ketika anak merasa dirinya berharga dan memiliki hak atas tubuhnya, mereka akan lebih berani menolak dan melaporkan situasi yang membahayakan.

3. Menciptakan Hubungan Hangat dan Terbuka

Relasi yang hangat dan penuh kasih antara orang tua dan anak akan menumbuhkan komunikasi terbuka. Anak yang merasa nyaman dan dicintai akan lebih mudah berbagi cerita, termasuk masalah atau pengalaman tidak menyenangkan yang mereka hadapi. Komunikasi ini memungkinkan orang tua untuk mendeteksi dini adanya bahaya dan segera mengambil tindakan yang diperlukan.

4. Pengawasan Cerdas di Dunia Digital

Di era digital, anak-anak juga rentan terhadap bahaya di dunia maya. Orang tua harus mendampingi anak saat menggunakan gadget dan mengetahui aplikasi serta aktivitas online mereka. Ajarkan anak untuk tidak membagikan informasi atau foto pribadi di internet. Edukasi tentang bahaya predator online dan pentingnya menjaga privasi digital sangat penting untuk mencegah eksploitasi.

Dengan menerapkan empat pilar ini, orang tua dapat membangun lingkungan yang aman dan suportif bagi anak-anak. Upaya pencegahan yang proaktif ini, diharapkan dapat menjadi benteng yang kuat dalam melindungi generasi muda dari ancaman kekerasan seksual.



kota tangerang

Artikel Terkait


Komentar

Pastikan Google Captcha Sudah Tercentang !!!