Kamis, 20 Maret 2025 15:10 WIB | Dibaca : 144
Pemkot Tangerang Gencarkan Active Case Finding TBC hingga Akhir Tahun 2025
Pemkot Tangerang Gencarkan Active Case Finding TBC hingga Akhir Tahun 2025
Pemkot Tangerang Gencarkan Active Case Finding TBC hingga Akhir Tahun 2025

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan terus berupaya memaksimalkan eliminasi kasus TBC. Di 2025 ini, Pemkot Tangerang akan memasifkan Active Case Finding atau mencari kasus sebanyak mungkin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menuturkan, dalam mengeleminasi kasus TBC harus dilakukan pencarian kasus sebanyak mungkin. Pada tahun ini, akan dilakukan Active Case Finding selama satu tahun penuh.

"Pemkot Tangerang telah menyediakan aplikasi Ransel TBC untuk masyarakat melakukan skrining mandiri. Selanjutnya, petugas akan melakukan pemeriksaan kepada terduga dengan menggunakan rontgen mobile. Setelah itu, akan dilakukan tes lagi dengan Tes Cepat Molekuler untuk memastikan hasilnya. Jika ditemukan positif, maka akan dilakukan pengobatan hingga sembuh," ungkapnya, Kamis (20/3/25).

Ia melanjutkan, tracing kontak erat juga perlu dilakukan untuk memastikan tidak adanya penyebaran kasus yang terputus atau tidak diketahui. Selain itu, kolaborasi dengan OPD terkait juga terus dilakukan dalam penanganan TBC.

"Ransel TBC juga akan dimasifkan ke sekolah-sekolah untuk melihat apakah ada anak-anak yang terpapar. Maka, kolaborasi dengan OPD terkait juga dibutuhkan dengan Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Kemudian, kolaborasi dengan Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan untuk melakukan bedah rumah tidak layak huni bagi penderita TBC yang tidak mampu. Sehingga, sirkulasi udara dan sanitasi rumahnya baik. Serta bantuan makanan bergizi bagi penderita TBC yang tidak mampu.

Diharapkan, dalam upaya eliminasi kasus TBC di Kota Tangerang dapat dilakukan secara kolaboratif dengan berbagai pihak termasuk seluruh masyarakat.

"Kami harap, upaya yang kami lakukan dapat menurunkan angka prevalensi TBC, dan tidak hanya di urusan kesehatan saja tetapi juga kolaborasi dalam lintas sektor seperti lingkungan, sosial ekonomi, dan keterlibatan masyarakat dalam menurunkan angka TBC," tutupnya.



kota tangerang

Artikel Terkait


Komentar

Pastikan Google Captcha Sudah Tercentang !!!