Kamis, 7 November 2019 13:37 WIB
Tim Penggerak PKK Bentuk 26 Kampung KB
Tim Penggerak PKK Bentuk 26 Kampung KB
Tim Penggerak PKK Bentuk 26 Kampung KB
Tim Penggerak PKK Bentuk 26 Kampung KB

Pencanangan kesatuan gerak PKK Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tingkat Kota Tangerang, diresmikan pada Kamis (7/11/2019) di Gedung Nyi Mas Melati Tangerang. 

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tangerang, Aini Suci Wismansyah, mengatakan, Kesatuan gerak PKK-KKBPK adalah intensifikasi peran PKK dalam program KB Nasional dan pembangunan kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu dengan lintas sektoral di seluruh tingkat wilayah. 

“Pencanangan ini bertemakan kita sukseskan program Kota Tangerang dalam mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera,” ujarnya.

Dikatakannya, salah satu percepatan program KKBPK kesehatan adalah dibentuknya Kampung KB. Upaya itu sebagai pemberdayaan masyarakat terhadap pengelolaan program KKBPK.

“Pemkot menstimulus dan melakukan pendampingan, selebihnya menjadi tanggung jawab masyarakat, swasta dan lembaga masyarakat, hal ini sangat penting sehingga pelayanan paripurna dapat dirasakan langsung oleh masyarakat menuju kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

Sampai saat ini, di Kota Tangerang telah berdiri sebanyak 26 Kampung KB, di mana di dua kecamatan berdiri Kampung KB.
“Dalam kesatuan serial PKK-KKBPK kesehatan, diharapkan setiap kecamatan dapat melaksanakan kegiatan pelayanan KB dengan menargetkan setiap kelurahan membawa 33 akseptor KB baru MKJP, ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Heryanto, menambahkan, gebyar kesatuan gerak PKK-KKBPK dilaksanakan selama tiga bulan mulai Oktober sampai Desember 2019. Program diawali dengan penjaringan kepesertaan KB yang sudah dimulai 5-8 oktober 2019 di tujuh titik Kelurahan Kampung KB.

“Gebyar pelaksanaan KB dilaksanakan di 13 kecamatan, 36 Puskesmas dan satu rumah sakit swasta,” ujarnya.

Target akseptor KB untuk Kota Tangerang menurut kontrasepsi jangka panjang sebanyak 3.501 dengan rincian IUD 652, MOW 49, MOP 18 dan Implant 2782.

Pencapaian akseptor sampai dengan Bulan September sebesar 32.015 akseptor dari target 36.662 akseptor.

 “Dengan prosentase 87,32 persen sudah diatas rata-rata Kabupaten/Kota se Provinsi Banten,” ujarnya.




Artikel Terkait


Komentar

Pastikan Google Captcha Sudah Tercentang !!!