Senin, 2 September 2019 17:48 WIB
Untung Besar dari Jualan Jajanan Pasar

Terkadang untuk merintis sebuah usaha, kita bisa memulainya dari hal-hal kecil yang ada di sekitar kita. Ide inilah yang kemudian diangkat Farida Hasanah (42) untuk menciptakan produk bisnis yang menarik mata, nagih saat dinikmati serta murah meriah saat dipesan.

Empat tahun berjuang, warga Ciledug ini, kini sukses berbisnis jajanan pasar tampah. Sebuah makanan atau cemilan merakyat yang kini banyak menerima pesanan para pejabat Kota Tangerang.

Siapa sangka bila ide bisnis yang berawal dari keprihatinan Farida melihat  popularitas kue tradisional, yang belakangan kalah bersaing kuliner modern ini. Ternyata berhasil mendatangkan omzet jutaan rupiah setiap bulannya. 

“Alhamdulillah pesanan setiap minggunya ada aja. Selain tetangga, pesanan konsumen luar daerah. Pesanan juga didominasi para pejabat, seperti Kelurahan, Kecamatan, OPD hingga anggta DPRD yang rajin tuh pesan saat ada acara,” ungkap Farida, Senin (2/9/2019). 

Jajanan pasar tampah Kamila’s punya beragam pilihan, seperti gethuk, cenil, onde-onde, lemper, moci, kue kukus, nagasari, kelpon, clorot, apem, dadar gulung. Memiliki keunggulan rasa gurih dan manis yang pas dengan olahan gula aren. Membuat konsumen kembali order dan order lagi. Tak sedikit, mulut ke mulut para konsumen menjadi teknik pemasaran yang paling mujarab untuknya selain promosi lewat Instagram. 

“Alhamdulillah, dulu hanya coba-coba setelah ikut beberapa pelatihan pengemasan, merek, hingga penyajian oleh Pemerintah Kota Tangerang. Sekarang, saya tergabung dalam UKMKM Kota Tangerang pesanan dan jaringan pembeli saya semakin banyak setiap minggunya,” katanya. 

Seperti kita ketahui bersama, Indonesia memiliki beragam jenis kuliner jajanan pasar yang tampilannya cukup unik dan menarik. Potensi inilah yang sengaja diangkat Farida agar keberadaan kue-kue tradisional Indonesia terus dikenal seluruh lapisan masyarakat di negara kita.




Artikel Terkait


Komentar

Pastikan Google Captcha Sudah Tercentang !!!