Senin, 17 September 2018 00:00 WIB
Bank Sampah dan TPS 3R Kurangi Pembuangan Ke TPA
Bank Sampah dan TPS 3R Kurangi Pembuangan Ke TPA
Bank Sampah dan TPS 3R Kurangi Pembuangan Ke TPA

Sebagai kota Peraih Adipura Kencana, Kota Tangerang terus menggalakan sektor kebersihan melalui sejumlah program. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mendorong tingkat kesadaran masyarakat dalam kebersihan dan pengolahan sampah.

Dika Agus Hermaji sebagai Kepala Seksi Pengurangan Sampah DLH mengakui bahwa tingkat kesadaran masyarakat akan kebersihan masih kurang.

Oleh karena itu pihaknya terus gencar melakukan sosialisasi serta edukasi soal sampah. Sejalan dengan itu juga meluncurkan sejumlah program yang mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mengurangi sampah.

Bank sampah ini juga hadir hingga ke tingkat RW, dengan tujuan tentu dapat mereduksi sampah di tingkat hulu. Dan melalui program ini terbukti efektif mampu mengurangi beban atau volume sampah yang terkirim di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dari 13 kecamatan yang ada di kota Tangerang, penyumbang volume sampah tertinggi ada pada kecamatan Cipondoh dan Tangerang. Namun demikian, bank sampah mampu menjadi program yang menekan volume sampah, sehingga masyarakat juga tergugah kesadarannya dalam mengelola sampah.

"Jika kesadaran akan kebersihan dan pengelolaan sampah sudah baik, tentu nantinya volume sampah akan bisa berkurang, meski tidak seutuhnya karena tetap akan ada sisa," ujarnya.

Dari sampah yang ada, masyarakat juga dapat mengolahnya menjadi produk yang bernilai jual. "Hal itu juga bisa menekan volume sampah yang ada di masyarakat," katanya.

Sebanyak 320 Bank Sampah di Kota Tangerang telah banyak memberikan manfaat kepada warga. Hasil dari tabungan sampah dipakai warga untuk membayar kebutuhan rumah seperti listrik dan lainnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi mengatakan jika Program TPS 3R yang terdapat di pemukiman warga bukan hanya sekedar tempat pembuangan sementara tetapi juga mengubah sampah menjadi kompos.

"Jadi, hampir 60 persen sampah yang dikelola melalui TPS 3R berhasil menjadi kompos dan digunakan warga untuk penghijauan. Jadi, sampah memiliki nilai manfaat juga bila dikelola dengan baik," katanya.

Saat ini, di Kota Tangerang ada sembilan TPS 3R yang dikelola oleh warga secara mandiri. Sampah yang masuk setiap harinya di catat termasuk juga yang terbuang ke TPA Rawakucing.




Artikel Terkait


Komentar

Pastikan Google Captcha Sudah Tercentang !!!