Senin, 29 Januari 2018 00:00 WIB
Tim Angklung SD Muhammadiyah 30 Pukau Penonton
Tim Angklung SD Muhammadiyah 30 Pukau Penonton
Tim Angklung SD Muhammadiyah 30 Pukau Penonton

Penampilan tim angklung SD Muhammadiyah 30 memukau ratusan penonton lomba mewarnai tingkat TK dan PAUD yang digelar di halaman sekolah tersebut di Kelurahan Poris Jaya, Batuceper, Kota Tangerang. Adanya penampilan tim angklung itu penonton yang mayoritas kaum ibu merasa terhibur. Terlebih saat Tim Angklung SD Muhammadiyah 30 itu membawakan lagu Jasamu Guru dan Laskar Pelangi. Penonton pun larut dalam iramanya yang diiringi alat musik Angklung.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 30 Muhammad Ali mengatakan, sekolahnya memiliki banyak kegiatan ekstra kurikuler (eskul). Seperti Angklung, Drumband, Pramuka, English Club, Melukis, Tapak Suci, Badminton, Robotik, dan Paduan Suara. Menurutnya, kegiatan ini untuk mengembangkan bakat dan kreatifitas murid. "Bila ada lomba-lomba kita dorong anak-anak untuk tampil," katanya.

Ali menegaskan, bahwa eskul di sekolahnya menjadi prioritas yang diajarkan. Karenanya banyak prestasi yang telah diraih lewat ekstrakurikuler ini. Seperti eskul Badminton yang meraih juara 1 O2SN tingkat Batuceper, Tapak Suci dan English Club berhasil meraih juara 3 di Lampung, juara lomba Robotik dan kegiatan Story Telling yang meraih juara 1 dan 2 di SDIT Al Yasir.

Ketua Panitia Lomba Mewarnai SD Muhammadiyah 30 Dewi Selvyanti mengatakan, sejumlah eskul tampil mengisi acara lomba mewarnai tingkat TK dan PAUD yang digelar sekolah. Seperti Angklung,Tapak Suci, Paduan Suara dan lainnya. Murid-murid di sini berpartisipasi mengisi acara sekaligus menguji keterampilan seni yang dimilikinya. "Anak-anak pun selalu semangat dan penonton lomba juga merasa terhibur," katanya.

Sementara, Pengawas SD Gugus l Kecamatan Batuceper Ade Ahdiani mengapresiasi kegiatan lomba mewarnai dan penampilan seni oleh murid SD Muhammadiyah 30. Menurutnya, ini akan menumbuhkan imajinasi dan kreatifitas anak. Kegiatan seperti ini harus sering diadakan. Karena menjadi ajang kreasi murid dalam seni. "Saya harap sekolah lain bisa mencontoh," ujarnya.




Artikel Terkait


Komentar

Pastikan Google Captcha Sudah Tercentang !!!