Walikota Minta Pelaku UMKM Harus Jujur

Kamis, 22 November 2018

Sebayak 250 orang pelaku UMKM di Kecamatan Jatiuwung, Cibodas dan Karawaci mendapat pelatihan dari Dinas Komunikasi dan Informatika. Pelatihan dilakukan agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan media sosial untuk mengembangkan usahanya.

 

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, peran internet dan media sosial memegang peranan penting untuk membantu proses pemasaran produk. Dalam kesempatan tersebut Arief sempat menceritakan pengalamannya berjualan online saat belajar di Amerika ditahun 90an. “Apa saja dulu saya jual. Modalnya hanya foto, dan alhamdulillah saat itu saya sempat menghasilkan 4.000 dolar perbulan dari berjualan online,’ ucapnya ketika ditemui, Senin (19/11/2018).

 

Arief menjelaskan, dalam berbisnis online harus mengutamakan pelayanan khususnya kecepatan memberikan respon kepada pembeli. Tujuannya agar pembeli tidak kecewa atas produk yang telah dibelinya. “Penjual harus jujur akan produk yang dijualnya. Selain itu produk yang dijual harus berbeda dari produk yang lainnya, sehingga menjadi daya tarik tersendiri,” tambahnya.

 

Pantauan langsung, Walikota Arief R Wismansyah terjun langsung memaparkan materi mengenai produk dihadapan para pelaku UMKM. Peserta pun tampak antusias menyaksikan pemaparan produk UMKM yang dibawakan langsung oleh Walikota Tangerang Arief R Wismansyah.

 

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Syamsul Bahri mengatakan di anggaran perubahan 2018 pihaknya akan melakukan pelatihan kepada 1.000 pelaku UMKM se Kota Tangerang. Pelatihan tersebut meliputi pengenalan Pengenalan e commerce, dan pembinaan penggunaan teknologi melalui program kelompok informasi masyarakat (KIM). “Saat ini anggota KIM telah mencapai 373 komunitas. Melalui wadah bernama Rumah KIM diharapkan pengetahuan pelaku UMKM bertambah,” pungkasnya.

 

Top

Android

Web
Tutup