Sebanyak 640 Pasang Suami Istri Serentak Melakukan Sidang Isbat Nikah

Jumat, 15 Februari 2019

‌‌‌Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bekerjasama dengan Kementerian Agama dan Pengadilan Agama Kota Tangerang serentak mengadakan Sidang Isbat Nikah Terpadu Tahun 2019 yang diikuti oleh 640 pasang suami istri, Jumat (15/2/2019).

 

Sidang Isbat ini dilakukakn di 4 lokasi, diantaranya Ruang Al-Amanah, GOR Benda, GOR Larangan dan Tangerang City Center.

 

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri membuka secara resmi Sidang Isbat yang berlokasi di Ruang Al-Amanah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

 

Dadi menuturkan, diselenggarakannya Sidang Isbat dikarenakan banyaknya masyarakat Kota Tangerang yang pernikahannya belum diakui oleh negara. Maka dari itu Pemerintah Kota Tangerang memfasilitisasi hal tersebut.

 

"Perlunya pengakuan negara dalam suatu pernikahan, karena masyarakat akan memerlukannya kelak. Seperti urusan anak, warisan, umrah dan masih banyak lainnya," kata Dadi.

 

Dadi juga mengungkapkan, nantinya program Sidang Isbat Nikah akan terus menerus dilaksanakan untuk membantu masyarakat Kota Tangerang.

 

"Ini diprogramkan karena peringatan HUT Kota Tangerang, namun nantinya akan kami lakukakan secara terus menerus," jelasnya.

 

Plt Kepala DP3AP2KB Iis Rodiyah juga menjelaskan, nantinya, setelah dilaksanakan Sidang Isbat, seluruh pasangan suami istri bisa langsung mendaftarkan pernikahannya ke Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan dan mendapatkan dokumen pernikahan secara resmi.

 

Setelah itu, seluruh pasangan Sidang Isbat ini juga akan mengikuti Tangerang Bebesan yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 Maret mendatang dalam pelaksanaan HUT Kota Tangerang ke-26.

 

"Semoga program ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, serta masyarakat juga bisa menikmati kemeriahan HUT Kota Tangerang ke-26 mendatang," harap Iis.

 

Salah satu peserta Sidang Isbat Nikah yang sudah paruh baya Hasanah, mengucapkan rasa terimakasih dengan adanya program ini. Pasalnya sangat terbantu untuk kelancaran keberangkatan umrah.

 

"InsyaAllah akan segera melaksanakan umrah bersama suami, salah satu persyaratannya harus ada surat pernikahan secara resmi, makanya saya ikutin sidang isbat ini. Alhamdulillah memudahkan saya dan suami," ucapnya.

 

Top

Android

Web
Tutup