Pemerintah Berikan Perhatian Khusus kepada Sekolah Adiwiyata

Selasa, 26 Februari 2019

‌‌‌‌Ditahun ini pemerintah kota tangerang tengah memberikan perhatian serius terhadap 68 calon sekolah adiwiyata tingkat kota, 40 calon sekolah adiwiyata tingkat provinsi, 53 calon adiwiyata tingkat nasional dan 9 calon adiwiyata tingkat mandiri.

 

Perhatian tersebut meliputi pelatihan, sosialisasi dan peningkatan sarana dan prasarana dengan mengajak seluruh stake holder untuk turut berperan aktif dalam mewujudkan sekolah yang berbasis lingkungan.

 

Engkos Zarkasyh Kepala dinas lingkungan Hidup kota tangerang menuturkan, banyak model yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam turut serta membangun kota tangerang.

 

“Dengan membangun agen lingkungan dalam membentuk sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan,”kata Engkos usai memberikan sambutan pada kegiatan sosialisasi sekolah adiwiyata di SMPN 9 Kota Tangerang Selasa (26/2) kemarin.

 

Menurutnya, program adiwiyata tersebut adalah program berlingkup nasional untuk merubah perilaku dengan membangun kesadaran anak sejak usia dini terhadap pelestarian lingkungan.

 

“Selain itu, melalui program adiwiyata akan mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran seluruh warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan,”jelasnya.

 

Ia menambahkan, beragam upaya dinas lingkungan hidup dalam menciptakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan terus dilakukan dengan bekerjasama dengan dinas pendidikan kota tangerang.

 

“Mendorong sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan, penerapan kurikulum yang memuat upaya pelestarian lingkungan dan meningkatkan peran aktif seluruh warga sekolah,"ujarnya.

 

Sementara itu Hj. Eny Nuraeni, Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup pada DLH Kota Tangerang secara teknis menjelaskan, kegiatan sosialisasi tersebut adalah salahsatu Upaya yang dilakukan dalam rangka mewujudkan konsep Kota layak huni.

 

"Tujuanya adalah wujud komitmen pemerintah dalam upaya menciptakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan,"jelasnya.

 

Selain itu, kegiatan tersebut juga adalah salahsatu upaya dalam mendukung program nasional dalam program adinyata dan sebagai upaya dalam mewujudkan masyarkat sekolah yang lebih siap dalam menghadapi perubahan penurunan kualitas lingkungan dikota tangerang.

 

"Narasumber yang kami hadirkan pada kali ini ada dua yakni dari pusat pelatihan masyarakat dan generasi lingkungan kementerian lingkungan hidup dan praktisi lingkungan dari DeTara Foundation,"pugkasnya.