Pembukaan Festival Assyabaab XIII di Batuceper Meriah

Senin, 12 Maret 2018
Ratusan siswa-siswi dari berbagai sekolah, pondok pesantren, majelis taklim, kelompok pemuda, padepokan silat ikut memeriahkan pawai taaruf Festival Assyabaab XIII, Minggu (11/3/2018), di Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang. Mengenakan aneka atribut, para peserta festival dilepas dari Masjid Jami' Darussalam, Kelurahan Batusari dan berjalan kaki berkeliling di seputaran Jalan Pembangunan.
 
Pawai taaruf merupakan rangkaian acara yang akan berlangsung dari 11 Maret-14 April mendatang. Dalam Festival Assyabaab XIII ini, panitia mengadakan berbagai macam perlombaan yang bernuansa Islami. Mulai dari MTQ, lomba adzan, MHQ, ceramah, cerdas cermat Islami dan lain sebagainya. Selain perlombaan, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh band asal Batuceper yang membawakan lagu-lagu sosial berlirik Betawi yakni Sabit Band serta silat beksi.  
 
Ketua remaja masjid Assyabaab Suhendi Suheri menyatakan, ada 19 kategori perlombaan yang diikuti oleh 337 peserta. "Ini kegiatan yang bersifat dua tahunan, dua tahun lalu hanya ada 17 cabang perlombaan yang diselenggarakan tapi sekarang kita tingkatkan lagi," ujarnya di lokasi.
 
Ia menambahkan, kegiatan ini dimaksudkan dalam rangka menangkal dampak negatif arus modernisasi kepada generasi muda khususnya di Kelurahan Batusari agar tidak tergerus oleh budaya asing dan tetap melestarikan seni budaya dan pelajaran agama Islam. "Modern boleh saja, tapi harus tetap memiliki ilmu agama Islam," ucapnya.
 
Ketua Dewan Pembina Assyabaab Edy Hamdy menambahkan, salah satu tujuan dari kegiatan yang berlangsung lebih dari sebulan ini adalah dalam rangka menjalankan program kerjaserta menyambut bulan Rajab. "Ada 337 peserta dari 146 utusan majelis taklim, ponpes sekolah dan lain sebagainya yang ikut serta," ucapnya. Ada pun soal hadiah, ia menekankan bahwa ada sejumlah nominal yang akan didapat para peserta. "Intinya sudah disiapkan," ucapnya. Ia mengatakan, kegiatan lomba setiap hari dilaksanakan.
 
Sementara, Sekretaris Kelurahan Batusari Kecamatan Batuceper, Muhammad Arief mengapresiasi kegiatan tersebut, sebab, hal ini sejalan dengan program Pemkot Tangerang, di antaranya Tangerang Mengaji dan Tangerang Belajar. "Kegiatan ini menjadi sarana yang positif bagi peserta, baik dari Batuceper maupun di luar untuk mengimplementasikan seni budaya dan ilmu agama Islam dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya. Ia pun mengajak warga Batusari untuk terus menjaga dan merawat lingkungannya. "Mari kita jaga kampung kita menjadi kampung yang bersih dan sehat agar kampung kita semakin layak huni dan layak dikunjungi," ucapnya.
Top

Android

Web
Tutup