Pasca Lebaran, Jumlah Pendatang ke Kota Tangerang Relatif Normal

Senin, 09 Juli 2018

Pasca Lebaran 2018 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mencatat tidak terjadi serbuan kaum urban (pendatang) yang masuk ke Kota Tangerang. Kepala Dinas Disdukcapil Erlan Rusnarlan mengatakan, Disdukcapil akan tetap memberikan pelayanan bagi warga Kota Tangerang yang datang dan pergi meninggalkan Kota Tangerang.

 

Erlan mengatakan, hingga saat ini Disdukcapil masih mencatat keluar masuknya warga Kota Tangerang. Menurut Erlan jumlah pendatang dan juga yang meninggalkan Kota Tangerang masih terbilang normal. "Masyarakat kaum urban di Kota Tangerang normal. Artinya akan tetap melayani mereka baik pendatang ke kota maupun ke luar kota," ujar Erlan.

 

Disdukcapil mencatat, sebelum Lebaran 2018 lonjakan kaum urban telah terjadi di Kota Tangerang. Namun begitu untuk jumlahnya sendiri terhitung seimbang, dan tidak surplus. "Jadi sebelum Lebaran yang datang ke Kota Tangerang itu berkisar antara rata-rata perhari 100 sampai 120 orang, tapi yang pindah dari kota Tangerang juga 100 orang perhari. Agak banyakan pendatang," ucapnya.

 

Masyarakat yang datang sendiri ke kantor Disdukcapil pun relatif mengurusi surat pindah untuk menetap di Kota Tangerang. Menerutnya hal tersebut rutin dihadapi pihak Disdukcapil. "Jadi kalau saya melihatnya orang yang datang ke sini pendatang bawa surat pindah," tuturnya.

 

Erlan melanjutkan, pasca Lebaran pun tidak terjadi serbuan kaum urbanisasi atau perpindahan penduduk secara berduyun-duyun ke Kota Tangerang. "Kemudian setelah Lebaran jumlahnya segitu-gitu juga. Per harinya masih 100 atau 120 orang ke luar kota. Kalau memang dijumlahkan hingga kini mungkin ada 2000 orang tapi yang pindah juga 1800 orang," imbuhnya.

 

Dia menambahkan adanya kondisi yang normal tersebut juga disebabkan banyaknya jumlah masyarakat yang meninggalkan Kota Tangerang. "Sebetulnya kalau tidak ada yang pindah keluar kota kita akan kebanjiran sekali. Tapi sebetulnya praktek seharinya bukan hanya pendatang saja sebetulnya yang keluar juga banyak," ungkap dia. (*)

Top

Android

Web
Tutup