ITF, Upaya Pemkot Tangerang Minimalisir Sampah

Jumat, 31 Mei 2019

Salah satu upaya pengurangan sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menghadirkan Intermediate Treatment Facility (ITF), yang berada di UPT pengolahan sampah Kecamatan Jatiuwung.

 

ITF adalah tempat pengolahan sampah sementara sebelum sampah dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Setiap harinya, ITF ini mampu menampung 10 sampai 12 ton sampah rumah tangga dan restoran.

 

Sampah-sampah tersebut, kemudian dipilah menjadi organik dan anorganik.

 

"Untuk Bank BJB, besok tanggal 1 juni harus tetep masuk agar semua transaksi urusan pemerintahan bisa dilakukan," tambahnya.

 

Untuk sampah anorganik, dilakukan pemilahan kembali menjadi lima bagian yaitu plastik, botol plastik, kaca, kardus dan besi.

 

Sedangkan sampah organik diolah menjadi pupuk, melalui proses pencacahan dan fermentasi selama satu bulan, menggunakan bubuk kopi, bubuk kayu sisa gergaji dan bubuk lainnya.

 

Adapun hasilnya, langsung dikemas ke dalam karung dan dapat digunakan oleh masyarakat, syaratnya, cukup menukarkannya dengan sampah anorganik yaitu untuk satu karung setara 10 kilogram sampah dan lima kilogram untuk botol plastik/kardus.

 

Kepala bidang kebersihan dan penanganan sampah kota tangerang, Buceu Gartina, menjelaskan, ITF bisa mengolah sampah berbagai jenis seperti potongan kayu, sampah organik dan anorganik. "ini bagian dari upaya kami dalam mengatasi sampah dengan alat yang ramah lingkungan," katanya, saat ditemui di UPT pengolahan sampah Kecamatan Jatiuwung, Jum'at (31/05).

 

Top

Android

Web
Tutup