Debu Akibat Proyek, Pihak JORR Akan Bertanggungjawab Penuh

Debu Akibat Proyek, Pihak JORR Akan Bertanggungjawab Penuh

Dampak proyek pembangunan Tol JORR II sedikitnya memang mengganggu aktifitas belajar mengajar di SMPN 21 Kota Tangerang.

Pasalnya debu dari tumpukan tanah tersebut terbawa angin masuk ke ruang-ruang kelas.

Akibat hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Masyati Yulia beserta jajarannya serta Camat Benda Teddy Roestandi dan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Sekolah SMPN 21 Kota Tangerang Sarnoto menemui perwakilan Tol JORR II, Selasa (16/7/19).

Dari hasil pertemuan tersebut, pihak Tol JORR II menyatakan siap bertanggung jawab penuh terhadap dampak dari pembangunan tol mulai dari akses jalan hingga debu yang mengganggu.

"Iya pihak JORR akan bertanggungjawab penuh," tegas Masyati.

Masyati melanjutkan, terkait jalan menuju gerbang sekolah akan dibuka akses baru dan jalan akses lama akan ditutup. Pihak JORR juga berjanji akan membangun gerbang baru yang akses jalannya sudah di cor sekaligus memagar SMPN 21.

"Hari ini mereka sudah bergerak untuk mulai membangun," lanjut Masyati.

"Jadi nanti tidak lagi lewat akses jalan yang lama karena sudah ditutup. Dan akses jalan yang baru tidak boleh ada kendaraan proyek yang lewat jadi khusus untuk siswa, sehingga aman," imbuhnya.

Masyati mengungkapkan, pihak JORR juga akan melakukan penyiraman dilokasi tumpukan tanah sebanyak 3-4 kali sehari, sehingga debu tidak lagi terbawa angin.

Ditambah, pihak JORR akan memberikan kurang lebih 2.000 masker gratis untuk digunakan siswa-siswi dan tenaga pengajar di SMPN 21.

"Untuk maskernya akan diberikan besok," tukas Masyati.