Balle Hompimpah Jadi Tujuan Belajar dari dan Luar Kota Tangerang

Balle Hompimpah Jadi Tujuan Belajar dari dan Luar Kota Tangerang

Sampah bisa menjadi berkah dan berfaedah jika kita mampu mengelolanya dengan tepat. Seperti halnya yang selama ini dilakukan oleh Komunitas Himpunan Orang Muda Peduli Sampah (Hompimpah) yang digawangi oleh Romi Abidin. Komunitas yang berdiri sejak 2014 ini, aktif menyosialisasikan cara memilah, mengolah sampah untuk kemudian dimanfaatkan hingga bisa bernilai ekonomi.

Sudah banyak masyarakat dari dalam Kota Tangerang atau luar kota berkunjung dan belajar mendaur ulang sampah-sampah anorganik seperti botol bekas, kaleng bekas, plastik kopi dan sebagainya, ke tempat yang berlokasi di Jalan Gurame 1, Kelurahan Karawaci Baru, Kecamatan Karawaci tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswa dari Universitas Esa Unggul Jakarta yang belajar mendaur ulang di Balle Hompimpah, Senin (20/05). Mereka belajar mendaur ulang dengan menggunakan sampah anorganik yang sudah disediakan oleh pihak Komunitas Hompimpah.

Romi Abidin menjelaskan, kali ini mahasiswa dari Universitas Esa Unggul datang untuk belajar menciptakan kreasi melalui sampah. Anak-anak mahasiwa ini sangat antusias dan menghasilkan tas serta tempat tisue dari plastik kopi. “Saya sangat bangga melihat anak-anak milenial mau belajar mendaur ulang sampah karena tidak banyak yang seperti itu “ jelasnya.

Komunitas Hompimpah sendiri selalu mengajak masyarakat sekitar atau para pengunjung yang datang untuk menjadi agen-agen perubahan minimal untuk wilayahnya sekitar dan terlebih menjadi pendamping masyarakat agar berpola hidup bersih. Jika sudah berpola hidup bersih diharapkan masyarakatpun sudah memilah sampah mulai dari rumahnya masing-masing.