Insiden terbaliknya bendera merah putih di ajang Sea Games 2017 di Malaysia, memantik komentar Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah

Senin, 21 Agustus 2017

Dalam pelaksanaan Apel Senin yang rutin dilaksanakan oleh para aparat Pemkot Tangerang, Wali Kota mengungkapkan kekecewaannya kepada penyelenggara Sea Games yang mencetak bendera Merah Putih secara terbalik.

"Kita begitu kecewa ketika bendera Merah Putih pas Sea Games dibalik," ujarnya di hadapan peserta apel yang hadir di Plasa Puspem Kota Tangerang, Senin (21/08).

"Seolah-olah negeri yang begini besarnya enggak ada harga dirinya. Walaupun sudah meminta maaf tapi tidak gampang," tegasnya.

Untuk itu, Wali Kota kembali mengingatkan kepada para aparat di Pemkot Tangerang untuk terus menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme sebagsi bangsa Indonesia yang mulai tergerus oleh sikap apatis dan perpecahan diantara warganya.

"Saya mengapresiasi semangat TNI, selaku inisiator Pengibaran Bendera Gedhe Jasa, dan kita sebagai fasilitatornya, mereka begitu semangat mengibarkan bendera Merah Putih, meskipun dua kali berkibar dan dua kali juga robek, namun yang harus kita lihat adalah semangat para anggota TNI yang begitu luar biasa yang ingin menunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang besar," tuturnya.

"Ini pula yang mendasari kita menghimbau warga Kota Tangerang untuk melaksanakan upacara bendera di hari kemerdekaan Republik Indonesia. Kita ingin membangkitkan rasa nasionalisme dan patriotisme di kalangan masyarakat," terangnya.

Oleh karenanya, lanjut Wali Kota, dirinya secara pribadi dan juga Pemkot Tangerang mengapresiasi para Ketua RW, ditengah keterbatasan kelengkapan upacara maupun lokasi, yang telah begitu gigih dan semangat bersama-sama masyarakat melaksanakan upacara bendera.

"Kami atas nama Pemkot memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang kemarin mengadakan apel bendera. Enggak ada lahan, pinggir kali dipakai, enggak ada kendaraan gerobakpun dipakai," ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Wali Kota juga memberikan hadiah berupa sepeda kepada dua Ketua RW yang dinilai paling unik dalam melaksanan upacara bendera. Yaitu Sunarno Ketua RW 06 Panunggangan Barat Cibodas dan Marun Ketua RW Sudimara Pinang, termasuk juga tiga pengibar bendera merah putih dari Jurumudi.

"Ini ada dua RW dan tiga petugas pengibar bendera, ini yang di Panunggangan Barat itu luar biasanya , pak RW ini mengadakan apel bersama warganya mungkin ini hal biasa, namun yang luar biasa keseriusannya, sampai diadakan inspeksi pasukan mengadakan gerobak keliling," paparnya.

"Coba pak RW praktekin, inspeksi tuh para peserta apel," ujar Wali Kota kepada Sunarno yang juga langsung mempraktekkan gayanya dalam menginspeksi pasukan lengkap dengan gerobak dan ajudannya.

Wali Kota menerangkan bahwa apa yang dilakukan oleh masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa rasa nasionalisme itu masih ada dan tugas pemerintah untuk terus menjaga dan membangkitkan kembali semangat berbangsa dan bernegara.

"Tugas kitalah menumbuhkan semangat berbangsa dan bernegara," pungkasnya.

 

Top

Android

Web
Tutup