Dishub Kota Tangerang Antisipasi Kemacetan Jelang Uji Coba Ganjil Genap

Kamis, 12 April 2018

Menjelang penerapan uji coba aturan ganjil genap di Tol Tangerang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang mengantisipasi peningkatan volume kendaraan, yang dapat mengakibatkan kemacetan.

 

Hal itu dijelaskan Kepala Dishub Kota Tangerang, Saeful Rohman. Menurutnya ada tiga jalur yang menjadi perhatian pihaknya, dalam menangani kemacetan yang akan terjadi.

 

"Kita ada persiapan antisipasi lonjakan kendaraan roda empat di sejumlah ruas jalan raya. Hal ini karena khawatir masyarakat tidak mau melalui tol dan memilih jalur jalan raya," ujar dia, Rabu (11/4/2018).

 

Tiga jalur yaitu Daan Mogot, Kebon Nanas dan BSD Tangerang yang akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Namun hal itu masih menunggu keputusan pihak Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

 

"Nanti ada rekayasa lalin tapi, masih kita kaji dan tunggu keputusan BPTJ. Saat ini masih pemberitahuan melalui media belum penerapannya," kata dia.

 

Penerapan uji coba aturan ganjil genap akan dilaksanakan pada 16 April nanti. Selain rekayasa lalu lintas, Dishub pun akan menyediakan kantung-kantung parkir untuk mengurai kemacetan.

 

Diketahui, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek atau BPTJ telah menyelesaikan kajian dan analisis penanganan kemacetan tol Jakarta- Tangerang atau Janger. Hasilnya, mengerucut pada perlunya diterapkan tiga kebijakan pada satu waktu bersamaan.

 

Paket itu, di antaranya penerapan skema ganjil genap untuk kendaraan pribadi pada pintu tol Kunciran 2 dan Tangerang 2 arah Jakarta, pembatasan kendaraan berat angkutan barang (golongan III, IV, V) di ruas Cikupa-Tomang serta pemberlakuan Lajur Khusus Angkutan Umum (LKAU) mulai ruas Tangerang -Kebon Jeruk.

 

Penerapan paket kebijakan di tol Jakarta-Tangerang ini tetap akan dilakukan bersamaan dengan paket kebijakan Tol Jagorawi, yaitu uji coba mulai 16 April 2018 dan diharapkan pada awal Mei 2018 kebijakan terimplementasi secara penuh.

Top

Android

Web
Tutup