Cerita Pegawai Pencatat Meteran Air PDAM TB Jalankan Tugas Hingga Digigit Anjing

Minggu, 15 April 2018

Setiap pekerjaan pasti memiliki resiko, baik yang beresiko kecil bahkan yang bisa membahayakan kesehatan tubuh. Tak terkecuali pegawai PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang. Seperti yang dialami petugas pencatat meteran air Sulam Taufik.

 

Berawal dari sebuah tanggung jawab kerja yang biasa dilakukannya setiap hari,  Sulam Taufik tak berpikir bahwa kerja hari tersebut,  Jumat ( 13/04/18), adalah hari yang kurang beruntung bagi dirinya.

 

Saat dia masuk salah satu ke rumah pelanggan di Kelurahan Poris, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, tiba-tiba saja seekor anjing penjaga rumah tersebut lari dan langsung menggigit kakinya.

 

Taufik pun bertetiak kesakitan bukan kepalang. Beruntung dia ditolong pemilik rumah. "Lumayan tajam gigitannya, hingga mengenai betis kaki," ujar Taufik menceritakan peristiwa tersebut.

 

Tampak dua luka bekas gigitan tajam anjing masih nampak di kakinya yang dibalur obat antiseptik. "Sudah diobatin ke dokter,  takut kena rabies juga sih," ucap lelaki tambun ini.

 

Meski mengalami kejadian buruk, namun Taufik mengaku tidak kapok jika mencatat meter lagi di perumahan tersebut.

 

"Kapok sih enggak,  namanya juga udah tugas saya mencatat meteran,  profesional aja,  cuma kedepannya saya kudu hati-hati sekarang kalau mau masuk ke rumah pelanggan PDAM,  takut ada anjing lagi," ujar Taufik.

 

Pengalaman ini mungkin bisa dijadikan sebuah motivasi ke hati-hatian bagi pegawai BUMD maupun Pemkot Tangerang dalam menjalankan tugas langsung berhadapan dengan masyarakat, karena hal apapun bisa terjadi di lapangan. Namun demikian, pelayanan terhadap masyarakat tidak boleh terhenti.

Top

Android

Web
Tutup